Manfaat Bersepeda Bagi Wanita

Manfaat Bersepeda Bagi Wanita

Icaap10 –┬áTidak ada keraguan tentang manfaat kesehatan dari bersepeda. Meski tergolong olahraga sederhana, namun manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh banyak orang. Apalagi bagi kaum wanita, bersepeda memang bisa mendatangkan banyak manfaat dan efek positif. Tak hanya untuk kesehatan tubuh, bersepeda dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan mental manusia. Selain itu, olahraga ini bisa melatih tubuh untuk tetap beraktivitas. Silakan temukan berbagai manfaat positif bersepeda bagi wanita di artikel ini.

Untuk memaksimalkan manfaat bersepeda, olahraga ini tidak boleh diabaikan. Dengan teknik yang tepat, Anda akan mencapai dampak positif yang semakin besar. Selain itu, Anda juga dapat mencegah terjadinya cedera atau insiden yang tidak diinginkan. Berikut beberapa teknik bersepeda dasar yang perlu Anda ketahui untuk memaksimalkannya.

1. Perhatikan ritme dayung

Jika Anda mengayuh sepeda, idealnya pedal harus 60 – 80 putaran per menit (rpm). Tentunya para kompetitor memiliki standar ritme mengayuh sendiri yaitu 80 – 100 putaran per menit. Anda bisa mengatur ritme pukulan sesuai kebutuhan. Namun, jika pedal sepeda yang Anda gunakan tanpa pedal, coba dorong secara bergantian dan tarik perlahan pedal di antara kaki kiri dan kanan. Trik ini bisa melangsingkan kaki Anda karena akan lebih banyak otot yang teregang saat Anda menginjak pedal.

2. Setel sepeda pada posisinya

Penting untuk memastikan bahwa ukuran rangka atau pedal sepeda sudah sesuai dengan tubuh Anda. Anda dapat melakukannya dengan naik sepeda dan mencari tahu apakah kaki Anda rata di tanah. Atau Anda juga dapat melihat beberapa tip berikut untuk mengetahui apakah sepeda Anda adalah ukuran yang tepat untuk Anda:

  • Saat pedal berada pada titik balik terendah, sangat ideal bagi kaki untuk sedikit menekuk.
  • Cobalah untuk sedikit menekuk siku untuk melihat apakah kaki Anda terlalu dekat atau terlalu jauh dari setang.
  • Apa pun jenis sepeda yang Anda pilih, pastikan rangka sepeda sesuai dengan tubuh Anda untuk menghindari masalah nyeri otot.

3. Posisikan tubuh dengan benar

Saat mengendarai sepeda, jangan terlalu banyak memberi tekanan dan penekanan pada otot di satu area. Anda perlu mengubah posisi tubuh dan tangan Anda dengan benar. Misalnya, Anda bisa mengubah sudut punggung, lengan, dan leher. Pastikan siku dan tangan Anda rileks agar lebih mudah, terutama saat bersepeda di jalan yang tidak rata. Jika memungkinkan, jangan pegang bagian setang yang tertekuk dalam waktu lama, karena dapat menyebabkan kram pada bahu, leher, dan tangan.

4. Perhatikan rute bersepeda

Perhatikan selalu rute mana yang Anda gunakan saat bermain bersepeda. Teknik bersepeda yang harus Anda lakukan pasti berbeda saat Anda berada di trek lurus dengan jalan menanjak. Di trek lurus, biasanya Anda akan lebih mudah untuk memindahkan gigi, tetapi tidak demikian saat Anda mendaki tanjakan. Dalam kondisi ini, Anda harus menggeser rantai ke gigi ringan dan menghindari lompatan kecepatan.

5. Perhatikan keamanan dan perlindungan

Sebelum menggunakan sepeda, Anda wajib mengecek semua komponen mulai dari rem hingga kondisi ban untuk menghindari risiko cedera. Ingatlah untuk selalu memakai pelindung kepala, lutut dan siku agar akibat kecelakaan tidak terlalu fatal saat terjatuh.

Jika Anda tahu apa yang harus diwaspadai saat bersepeda, Anda juga perlu mengetahui manfaat olahraga yang satu ini. Khusus untuk wanita, ada berbagai manfaat bersepeda yang bisa Anda dapatkan:

1. Mengurangi nyeri saat haid

Bersepeda dikenal sebagai olahraga yang dapat mengurangi rasa nyeri pada tubuh, termasuk saat Anda mengalami nyeri haid. Padahal, olahraga ini dianggap olahraga yang baik saat haid. Dengan bersepeda, peredaran darah di dalam tubuh akan lebih lancar dan oksigen bisa didistribusikan ke seluruh otot di tubuh. Ini bisa mengurangi risiko masalah menstruasi.

2. Bentuk otot kaki

Bersepeda membantu membangun otot kaki terutama di area gluteus, paha belakang, paha depan dan betis. Jika otot Anda berkembang dengan baik, akan lebih mudah bagi Anda untuk membakar kalori, bahkan saat Anda sedang duduk. Tentu saja, otot kaki Anda tidak akan terlihat seperti seorang atlet, tetapi kaki Anda akan terlihat lebih kencang dan ramping. Memiliki kaki yang panjang dan indah sudah pasti menjadi dambaan setiap wanita, bukan?

3. Membakar kalori

Bagi wanita, berat badan ideal jelas menjadi hal yang banyak didambakan. Tak jarang, banyak wanita rela melakukan berbagai jenis diet dan olahraga untuk mengurangi kalori dalam tubuh. Dalam hal ini, bersepeda bisa menjadi pilihan olahraga yang tepat. Anda dapat membakar 400 hingga 1.000 kalori dengan sepeda selama 1 jam saja, tergantung pada intensitas dan beban pedal yang dipasang. Semakin lama waktu bersepeda dan semakin berat pedal, otomatis semakin banyak kalori yang Anda bakar. Jika memungkinkan, Anda juga bisa menggunakan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari.

4. Mencegah pembentukan sel kanker

Menurut penelitian dari University of Glasgow, bersepeda secara teratur dapat mencegah pembentukan sel kanker payudara. Berdasarkan penelitian tersebut, mereka yang telah rutin mengendarai sepeda minimal 5 tahun jarang berisiko terkena kanker atau serangan jantung. Seperti yang kita ketahui bersama, kanker payudara ternyata masih menjadi salah satu nyeri yang sering menghantui wanita saat ini.

5. Pertahankan kekuatan sendi

Menurut dokter, wanita tiga kali lebih rentan terkena radang sendi dibandingkan pria. Hal tersebut disebabkan oleh empat faktor yaitu genetik, obesitas, biologi dan hormon. Gangguan sendi biasanya dengan mudah menyerang orang yang mengalami obesitas. Namun, jika Anda bersepeda secara teratur, maka akan mengalami obesitas dan Anda akan dengan mudah terhindar dari masalah persendian.

6. Tidur lebih nyenyak

Insomnia bisa menyerang siapa saja di segala usia, terutama orang dewasa. Namun, Anda bisa mengatasi insomnia dengan bersepeda secara rutin. Salah satu manfaat olahraga ini, khususnya bagi wanita penderita insomnia, adalah dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak. Pasalnya, kondisi tubuh yang segar dan bugar usai bersepeda akan membuat tubuh lebih rileks untuk beristirahat.

7. Menjaga kesehatan mental

Kondisi hormon yang mudah menguap ini membuat wanita mudah mengalami stres, depresi, kecemasan, dan gangguan jiwa lainnya. Namun, jika berlatih keras, Anda bisa menjaga kesehatan mental karena darah yang beredar ke otak lebih lancar dibandingkan orang yang malas berolahraga. Salah satu olahraga yang cocok untuk menjaga kesehatan mental adalah bersepeda. Karena olahraga ini memadukan aktivitas fisik dan penjelajahan di luar ruangan, sehingga pikiran bisa rileks.

Jangan lupa untuk bikin jersey sepeda di Garuda Print.