Contoh Tanaman Berakar Serabut

10 Contoh Tanaman Berakar Serabut

Icaap10 –¬†Akar serabut merupakan akar dari dua jenis akar institusional yang dapat tumbuh dari akar benih. Akar ini ditemukan pada tumbuhan monokotil dan dikotil. Tanaman tanpa biji yang terbagi biasanya memiliki sistem akar yang disebut Radix adventicia dalam bahasa Latin. Lihat penjelasan lengkap contoh Tanaman Berakar Serabut di bawah ini.

Serabut pada akarnya berbentuk seperti serabut kelapa, kecil dan panjang. Umumnya tumbuhan akar ini tergolong tumbuhan monokotil. Namun, akar dikotil yang diperbanyak secara vegetatif juga membentuk akar berserat. Akar serabut terbentuk dari akar bangkai dan membentuk akar baru yang ukurannya relatif sama dan muncul dari pangkal batang.

1. Kelapa sawit (Cocos nucifera)

Pohon kelapa terdiri dari batang, tetapi terkadang dapat bercabang dan mencapai ketinggian hingga 30 meter. Pohon kelapa berakar pada serabut, tebal dan berkayu, dikelompokkan menjadi umbi-umbian, berkayu dan beruas-ruas. Bilahnya adalah bilah tunggal dengan punggung berbulu, terukir sangat dalam sehingga tampak seperti bilah komposit. Buahnya besar, bulat, diameter 10 sampai 20 sentimeter, bahkan lebih kuning, hijau atau coklat.

2. Pisang (Musa paradisiaca)

Pisang tumbuh baik di dataran tinggi maupun dataran rendah, dengan tanah agak lembab, terbuka, terpapar sinar matahari langsung dan tidak tergenang. Daun pisang berwarna hijau muda sampai hijau tua, besar, lebar dan panjang. Pembuluh darah berserat di tepi daun kompak. Akar yang tumbuh bergerak 4-5 meter dan tidak lebih dari 2 meter di bawah permukaan sisi pohon.

3. Beras (Oryza sativa)

Padi merupakan tanaman tahunan dengan akar berserat, batang sangat pendek, dan struktur seperti batang yang terdiri dari rangkaian selubung daun penyangga. Daun lanset berwarna hijau muda sampai tua, dengan urat sejajar dan ditutupi dengan rambut pendek dan jarang.

Bagian bunga tersusun majemuk dengan jenis malai bercabang. Satuan bunga disebut bunga, yang terletak di spikelet yang terletak di rumbai. Variasi buahnya adalah acorn atau Karyopsis, yang tidak bisa dibedakan antara buah dan bijinya. Buahnya hampir lonjong, berukuran 3 hingga 15 milimeter, dan ditutupi dengan makanan pembuka dan motto (polong). Struktur nasi yang biasa kita makan adalah bagian dari endosperma.

4. rumput (Poa Annua)

Rerumputan adalah tanaman berakar tunggal dengan akar berserat dan daun sempit meruncing yang tumbuh dari pangkal batang. Rerumputan yang tumbuh di lahan pertanian mengganggu pertumbuhan tanaman utama sehingga disebut tanaman gulma. Beberapa jenis tumbuhan perdu yang banyak ditemukan di Indonesia antara lain rumput jepang, rumput gajah, rumput beijing, rumput manila, rumput puzzle, kucai, dan rumput.

5. Tebu (Saccharum officinale)

Tebu merupakan tanaman tropis yang digunakan sebagai bahan baku gula pasir dan sebagai penambah rasa. Ruas tongkat, yang dibatasi oleh buku, adalah kursi dari daun. Pada ketiak daun terdapat pucuk atau mata. Tebu memiliki akar serabut sepanjang satu meter. Jika tebu masih muda atau berbentuk biji, ada dua jenis akar yaitu stek dan pucuk.

Daun tebu tidak lengkap karena hanya terdiri dari tangkai daun dan daun tanpa tangkai daun. Bentuk daun tebu sejajar. Tanaman tebu merupakan bunga majemuk yang terdiri dari malai dengan pertumbuhan terbatas. Bunga majemuk kira-kira 70 sampai 90 cm. Setiap bunga memiliki tiga kelopak, satu kelopak, tiga benang sari, dan dua benang sari.

6. pepaya (Carica papaya)

Pepaya memiliki bentuk bulat, silindris, terkadang bercabang, dengan bagian dalam yang berlubang. Batangnya tidak berkayu, berwarna putih kekuningan kehijauan. Daunnya lebar, dengan daun berbentuk daun. Daun rapat di ujung batang dan di ujung cabang, tangkai daun panjang seperti siulan.

Bunga hampir selalu berkelamin dua dan memiliki dua rumah. Bunga jantan bergerombol dan bertangkai panjang dengan kelopak yang sangat kecil, sedangkan bunga betina berbentuk tunggal, bermahkota lepas, berwarna putih kekuningan. Buahnya memanjang, berbentuk telur dan berbiji banyak.

7. Salak (Salacca edulis)

Tanaman salak yang identik dengan kelapa (palem) ini berasal dari indonesia. Pohon itu pendek, hampir tidak dipotong, tegak, berduri. Tumbuhan perakaran salak, perpanjangan akarnya tidak lebar dan juga tidak dangkal. Akar mudah rusak jika tidak ada air.

Akar baru bisa tumbuh di permukaan tanah, jika akar lama sudah berkurang fungsinya. Saat akar baru tertutup tanah, umur tanaman bertambah sehingga tetap awet muda dan terus berproduksi dengan baik.

8 Jagung (Zea mays)

Jagung merupakan tumbuhan monokotil dengan akar berserat. Batang jagung tumbuh secara vertikal dan vertikal. Sekam jagung tumbuh bergantian dengan tulang daun sejajar berbentuk pita. Daunnya lonjong, sejajar dengan tulang daun induk, permukaannya licin dan menyebar. Bunga betina tanaman jagung terpisah di dalam tanaman dan memiliki struktur unik yang disebut kuntum. Tongkol jagung tumbuh dari ruas antara batang dan bagian tengah daun. Pada umumnya tanaman jagung akan menghasilkan 1 sampai 2 tongkol produktif.

9. Pohon palem (Pinang catechu)

Buah pinang memiliki diameter sekitar 15 cm dan tingginya bisa mencapai 20 meter. Buah pinang terdiri dari 10 sampai 20 lembar daun. Bunga jantan dan betina diselimuti kelopak. Mereka berumur antara 25 dan 30 tahun dan berbunga di awal dan akhir musim hujan. Buahnya tingginya sekitar 2 inci, dengan kulit seperti benang dan biji tunggal.

Buah yang masak berwarna orange. Biji pinang berwarna coklat atau coklat kemerahan dan memiliki bentuk melengkung. Buah pinang mengandung antioksidan yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

10. Anggrek (Orcidaceae)

Anggrek memiliki jamur akar, sering disebut Mikoroza, dan ditemukan di permukaan akar. Akar anggrek memiliki organ berdaging atau sering disebut dengan istilah sekuler. Anggrek memiliki batang yang lebar. Anggrek tanah memiliki batang yang pendek. Daun anggrek lonjong dengan tulang memanjang agar sesuai dengan bentuk daunnya. Bunga anggrek disusun dan tumbuh di sepanjang tangkai bunga.

Referensi: https://sudutpintar.com/